Posts

Showing posts from July, 2019

Estimasi Budidaya dan Usaha Pepaya

Setelah melakukan penanaman, tahap selanjutnya adalah pemeliharaan pepaya yang telah di tanam agar tumbuh secara maksimal dan berbuah lebat. Berikut tahap – tahap pemeliharaan yang perlu diperhatikan: -           Pengairan Pengairan dapat dilakukan dengan cara menyiram pepaya secara teratur sebanyak 2 kali dalam sehari. Lakukan penyiraman pada saat pagi dan sore hari agar air dapat terserap dengan baik dan dapat digunakan fotosintesis secara maksimal pada siang hari. Perhatikan pula, saat pertama kali pemindahan bibit. Lakukan penyiraman secara intens agar akar dapat menancap secara kuat. -           Pemupukan Pemupukan dapat anda perhatikan melalui tanda – tanda fisik tanaman. Jika tanaman sudah mulai layu, maka anda perlu memberikan asupan unsur hara dengan memberikan tambahan pupuk pada tanaman. Pupuk yang diberikan bisa berupa pupuk kompos/pupuk kandang atau bisa juga pupuk kimia dengan dosis yang dianjurkan. -           Penjarangan buah Penjarangan buah dilaku

Cara Menanam Pepaya

Pepaya ( Carica papaya L.) adalah tanaman yang berasal dari Amerika Selatan dan Meksiko bagian Selatan. Tanaman ini juga banyak kita temui di daerah Indonesia. Perawatannya yang begitu mudah dan manfaatnya yang sangat banyak, membuat tanaman ini banyak ditemui di sekitar rumah masyarakat ataupun di budidayakan untuk di komersialkan. Manfaat yang sangat banyak pada pohon pepaya, yaitu dari mulai daunnya, bunganya dan buahnya yang mentah hingga matang membuat buah ini menjadi salah satu buah favorit untuk dibudayakan. Anda tertarik untuk menanamnya? Berikut akan kami jelaskan caranya. Yuk simak penjelasan berikut ini. Cara Menanam Budidaya pepaya dapat dilakukan pada tanah yang gembur dengan pH tanah 6 – 7 dan pada ketinggian 50 – 700 m dari permukaan laut. Tetapi tanaman ini, tetap bisa tumbuh di daerah yang kurang air dengan syarat di lakukan penyiraman secara teratur. Berdasarkan bunganya, buah pepaya dibagi menjadi tiga yaitu, pepaya jantan, pepaya betina, dan pepaya sem

Jenis - Jenis Akar

Jenis – Jenis akar Setelah kita mengetahui anatomi akar, selanjutnya adalah mengetahui jenis – jenis akar. Berdasarkan sistem perakarannya, akar dapat dibedakan menjadi dua, yaitu: 1. Akar tunggang Akar ini memiliki bagian yang pokok dibagian tengahnya atau biasa dissebut lembaga (radix primaria). Dari bagian pokok tersebut akan tumbuh cabang – cabang akar yang biasanya disebut dengan cabang – cabnag akar. Jenis tumbuhan yang memiliki akar ini adalah tumbuhan yang berkeping dua (dikotil) dan berbiji terbuka (Gymnospemae). Berdasarkan percabangan dan bentuknya, akar tunggang dapat debedakan menjaadi: -           Bercabang sedikit atau tidak bercabang Pada akar ini biasanya hanya memiliki cabang yang sedikit atau tidak memiliki sam sekali. Bentuk akar yang demikian, biasanya digunakan untuk menyimpan cadangan makanan. -           Bercabang (ramosus) Akar tunggang yang memiliki banyak percabangan dan berbentuk kerucut. Pada akar yang memiliki bentuk seperti ini akan